Tuesday, January 25, 2011

Cara menggunalan Adobe Premiere Pro

Ketika kita sudah install adobe premiere di komputer. Kita akan membut project yang sering kali dipakai Di Indonesia, untuk mengatur setting lebih lanjut tentang project yang akan digunakan klik pada tab Custom Setting,
- Pada frame General ,kerena kita kita akan membuat file Video lebih baik kita memilih
· Editing Mode Video for windows, · Time base 25 frame per second,
- Pada Frame Video kita isikan
· Frame size 720h : 576v
· Frame rate: 25 frames/second
· Pixel Aspect Ratio: D1/DV PAL Wide Screen (16:9)
- Pada Frame Audio kita isikan:
· Sample rate 44100 Hz
· Display Format Audio Sample
setelah itu tekan tombol SavePreset, kita isi kan nama dan descristion, sebagai contoh kita isikan latihan1 dengan keterangan Setting DVD PAL.
Keterangan:
PAL
NTSC/NTSC Film
Video:
1150 kbit/sec MPEG1
352 x 288 pixels
25 frames/second
Video:
1150 kbit/sec MPEG1
352 x 240 pixels
29,97 frames/second
23,976 frames/second NTSC Film
Audio:
44100 Hz
224 kbit/sec MPEG1 Layer2
Audio:
44100 Hz
224 kbit/sec MPEG1 Layer2

· Preset ini akan kita panggil apabila pada project mendatang settingnya sama persis dengan setting yang sekarang ini dipakai.
· Simpan file project kita dengan nama profil di folder c:\contoh\
· akan terlihat project contoh seperti dibawah ini Panduan Audio Video Editing
Untuk melakukan pengeditan suatu video, terlebih dahulu kita mengimpor file kita perlukan, dengan cara klik menu File>Import (Ctrl+I) atau klik kanan pada windows project dan pilih import, di sini kita bias mengimpor file video, audio dan image. Semua file yang kita import akan masuk pada project windows seperti dibawah ini: .
1. Project windows, merupakan tempat menyimpan file project
2. Monitor windows, merupakan tempat melihat video, yang kita edit di timeline
3. Timeline windows, tenpat kita melakukan proses editing pada dasarnya kita dapat mengelompokkan folder yang dipakai untuk melakukan penyimpanan khusus video, audio, judul dan sebagainya. Dengan membuat bin baru. Panduan Audio Video Editing
- Transition = Perpindahan dari satu klip ke klip yang lain dalam pengeditan dikenal dengan TRANSITION. Sebagai contoh akan kita masukkan sebuah klip pada timeline kita lakukan dengan cara yang paling mudah dengan teknik DRAG atau DROP yaitu menarik langsung file yang kita inginkan ke dalam time line, untuk file video dan image kita masukkan ke timeline pada track video sedangkan file audio kita masukkan ke track audio.
· Sekarang kita akan mencoba untuk membuat sebuah Transition. Transisi ini berfungsi untuk membuat tiap perubahan video 1 dan 2 atau tiap perpindahan antara scene I dan scene II menjadi halus. Untuk membuka perintah transisi kita buka menu Window
· lalu klik Effect, dan window effect akan muncul (secara default windows effect ini terdapat pada project windows).
· Pada menu ini terdapat banyak pilihan, kalau telah memilih transition yang sesuai dengan keinginan maka kita gunakan teknik DRAG dan DROP lalu letakkan kedalam Timeline diantara video 1 dan video 2.
· Untuk melihat hasil nya tarik pointer sehingga melewati transisi, dan lihat pada monitor windows.
- Editing 5 Proses Editing
· Disini kita akan memulai pengeditan Video. Hal pertama yang harus kita lakukan adalah klik 2 kali pada file yang berada di Project Window, lalu kita akan masuk kedalam Source Monitor( monitor sebelah kiri)
· Source Monitor dapat digunakan untuk memotong gambar, yaitu dengan menentukan terlebih dahulu frame mana yang kan kita masukkan ke dalam Timeline. Setelah kita tentukan frame yang akan kita ambil lalu klik tombol “Set In Point( { )” kemudian tentukan sampai frame berikutnya lalu tekan tombol “Set Out Point( } )”.
· Kemudian cara meletakkan frame tersebut kedalam TimeLine pilih dulu track yang kita ingin kan untuk menempatkan potongan video terdebut, kemudian klik tombol “Insert” pada monitor windows.
· Secara otomatis frame tersebut masuk ke dalam TimeLine. Atau drag and drop Monitor source nya. Ke dalam Timeline dan track yang kita pilih.
· Pada tahap ini adalah lanjutan dari proses insert di atas. yaitu apabila frame yang kita tentukan terdapat frame lain yang ikut dalam timeline, jadi frame yang ikut harus dibuang.
· Caranya adalah : Klik tanda segitiga di samping track video,
Klik set display style, dan pilih show frame, maka track tersebut akan menampilkan file video tersebut frame by frame dan kita tentukan di zoom in menjadi 1 frame sehingga tidak ada lagi frame yang tersisa, kemudian lakukan pemotongan dengan Razor Tool yang terdapat pada ToolsBox, pilih frame yang akan kita buang dan tekan Delete pada keyboard
- Opacity = Pada tahap selanjutnya kita akan mencoba untuk melihat fasilitas yang terdapat pada Time line Video., yaitu Opacity
· Klik tanda panah yang terdapat track video kita lihat fasilitas Opacity dengan cara klik pada Show Key Frame pilih Show Opacity Handles, di sana kita akan melihat garis berwarna orange, posisi nya terletak paling atas itu menandakan opacity nya 100%.
· Untuk mengubah opacity nya, sebelumnya arahkan pointer video pada video untuk menentukan key frame nya kemudian klik tombol add/remove key frame, setelah kita memberi keyframe maka turunkanlah key frame untuk mengubah Opacity.
- Catatan:
· kita bisa memberi banyak key frame pada track tersebut untuk menentukan opacity yang kita inginkan
· Track video & Audio dapat kita tambahkan hingga beberapa track. Dengan cara meng Klik kanan pada salah satu track dan pilih add track. Kemudian isikan jumlah track yang ingin kita tambahkan,.
- Import Text dan Template = Pada latihan ini kita akan mencoba memberikan text dan template pada latihan kita, untuk memberikan text klik pada menu File>New>Title atau klik kanan pada project window anda dan pilih New Item>Title, maka akan muncul Window Title Designer seperti di bawah: Kita isi kan text pada layer yang tersedia,
· Dan apabila kita ingin mengisi video kita dengan tamplate, cara nya dengan klik tombol Template pada windows tersebutt atau menekan Ctrl+J,
· maka akan muncul windows template, dan pilih
· Setelah itu kita akan kembali pada window title tersebut, dan edit apa yang ingin di edit sesuai dengan keinginan, kalau sudah di edit tutuplah windows title tersebut, maka akan muncul dialog box, kemudian klik lah tombol YES dan simpanlah title tersebut.
· Dan Kemudian title tersebut akan masuk pada project windows anda
· Dan Kemudian Masukanlah file title tersebut ke Timeline kita untuk memberi text dan template,
- Effect Video = Sekarang memulai dengan memberi effect pada video kita, untuk memberi sebuah effect pada sebuah video, sebelumnya kita harus memanggil windows effect. Untuk menampilkan windownya klik pada menu Windows>effect, maka window effect akan terlihat.
· Pada gambar di atas, Adobe premiere menyediakan berbagai jenis effect yang merupakan effecteffect bawaan pada saat kita menginstall.
· Sekarang kita memasukkan suatu effect ke dalam track video yang akan kita beri effect, caranya cukup drag and drop salah satu effect yang yang kta anggap bagus.
· Setelah kita memasukkan effect ke dalam track video kita. Effect yang kita berikan pada track belum terlihat apa, maka dari itu untuk melihat effect yang kita berikan pada video tersebut harus di seting/diatur.
Untuk mengatur effect, kita harus membuka windows effect control, untuk menampilkan window effect klik pada menu windows>effect controls. Maka akan tampil sebuah windows seperti dibawah ini:
· Gambar diatas terlihat bahwa terdapat satu buah effect video, untuk melihat hasil dari effect video tersebut arahkah pointer yang di dalam Timeline window pada track video yang kita beri effect tersebut.
Apabila anda ingin memberi effect pada bagian tertentu pada track video yang diberi effect, perhatikan pada window effect control terdapat sebuah pointer yang menunjukkan posisi video yang sedang aktif pada track video tersebut. jadi untuk memberi effect pada bagian tertentu pada video tersebut kita harus membuat key frame pada video tersebut dengan cara klik add/remove key frame. dengan memberikan keyframe kita dapat mengatur effect pada bagian video yang kita inginkan. Pada windows effect diatas terdapat Motion, pada motion anda bisa mengatur posisi, skala video anda, semuanya tergantung pada kreasi anda.
- Export File = Pada sesi ini merupakan sesi terakhir dalam suatu pengeditam suatu video, sekarang kita mengexport hasil kerja kita yang terdapat dalam timeline windows. Untuk mengexport nya klik pada menu File>Export>Movie Maka akan muncul dialog box seperti di bawah, dan video yang di export dengan format AVI Kemudian klik save untuk mengeksport file tersebut, apabila anda ingin melakukan setting ulang kliklah tombol setting sebelum anda mengexport file tersebut.
· Anda mengexport file dengan format lain, dengan cara File>Export>Adobe media encoder Maka akan muncul gambar seperti gambar di bawah ini:
· Klik OK, untuk melakukan proses rendering. Maka akan muncul proses rendering seperti gambar di bawah
· Setelah selesai lihatlah hasil editing anda.
Audio Ediiting
· Banyak software audio editing yang dapat dipakai salah satunya Cool Edit Pro.
· Jalankan program cool edit, maka akan muncul window seperti dibawah ini.
1. Singgle Track View
2. Multi Track View
- Proses Recording = Proses recording audio akan dilakukan apabila kita menginginkan dubbing suara yang dapat kita letakkan pada file video. Dipastikan terdapat mic untuk dubbing, speaker serta sound card berjalan dengan baik. Untuk melakukan recording audio maka klik tombol record pada navigasi seperti gambar dibawah ini: akan muncul window bitrate audio yang akan kita rekam silahkan setting sesuai dengan tampilan windows tersebut.
· Yaitu kita gunakan sample rate sebesar 44100
· Channels, stereo
· Resolution cukup 16bit
Klik OK, maka proses recording akan berjalan dengan ditunjukkan pada bentuk sinyal yang terdapat pada window utama
· kita dapat melakukan proses pemotongan klip yang sudah terekam dengan cara menandai menggunakan drag pada mouse lalu tekan tombol delete.
· maka daerah yang kita tandai akan hilang.
- Proses Editing = Proses editing ini dilakukan untuk memberikan efek audio sesuai yang kita inginkan. Sebagai contoh kita menginginkan audio kita terdengar lebih jernih maka kita dapat melakukan proses menghilangkan noise yang mengganggu. Dengan cara:
· Klik menu Effect
· Pilih noise reduction
· Double klik noise reduction
· Akan muncul window baru, silahkan klik get profile from selection
· Akan terlihat hasilnya berupa warna merah, kuning, hijau frekuensi audio
klik pada preview untuk mendengarkan hasil noise reduction. Untuk menambah mengurangi kapasitas reduksi gunakan scrool bar Noise reduction level apabila sudah sesuai keinginan silahkan klik OK
- Video Editing Lanjutan = DivX adalah kompresi file yang digunakan untuk memperkecil file Video. Kelebihannya apabila tedapat file video durasi 1 jam 15 menit yang biasanya dalam format VCD sebesar 800 MB, dengan kompresi ini file DivX didapat ukuran file sebesar 225 MB saja, tanpa pengurangan kualitas file video tersebut. Kekurangan dari kompresi ini, file tersebut belum dapat diputar pada VCD Player. Sehingga penyebarannya hanya terbatas pada pemakaian di komputer saja.
Beberapa software yang dipakai adalah:
· DivX Player dipakai untuk preview file DivX format
· VirtualDub digunakan untuk konversi dari DivX ke AVI format
· TMPGenc Program konversi dari AVI ke MPEG format
Lalu bagaimana mengembalikan format DivX ini menjadi sebuah format yang dapat dgunakan pada player biasa.
Cara Penggunaan Virtual Dub Untuk konversi DivX ke AVI fomat terdapat 2 tahap yaitu: membuka format file DivX menjadi format standard AVI biasa. merubah format AVI biasa menjadi format MPEG atau VCD. Untuk perubahan tahap pertama digunakan software Virtualdub. Software ini membuka dengan sistem Decoding dari format DivX menjadi AVI. Setelah tahap konversi Decoding, proses selanjutnya mengembalikan file AVI dan WAV file menjadi format MPEG. Dengan memakai processor 2GHz P4 dapat mengkonversi film 1:1 atau 1 jam film hanya membutuhkan waktu 1 jam konversi.
TMPGenc Software TMPGEnc sudah menyediakan Wizard, untuk membantu kita memilih format Video VCD/MPG, SVCD atau DVD. Selanjutnya masukan nama file dari format AVI Video dan WAV Audio Selanjutnya kita dapat melakukan Encoding dari program ke VCD atau MPEG. Waktu yang dibutuhkan untuk proses ini, sama dengan durasi film. Panduan Audio Video Editing 16 Untuk menyimpan file hasil encoding, cukup mengunakan burning software, seperti Nero burning untuk membuat CD dengan format VCD Atau gunakan cara kedua ini jauh lebih mudah dibandingkan cara pertama, karena cukup mengunakan sebuah burning software. Tapi kualitas akan berkurang dibandingkan cara sebelumnya. Burning software yang digunakan adalah Nero Express.
Susunan file VCD
Folder
Files
Explanation
VCD INFO.VCD Album and disc identification
ENTRIES.VCD Entry point list for up to 500 entries
PSD.VCD Optional Play Sequence Descriptor 
LOT.VCD Optional List ID Offset file
MPEGAV AVSEQnn.DAT MPEG files, max 99 tracks, the main movie, trailers, extras, menus...
CDDA AUDIOnn.DAT  Optional CD Audio files
SEGMENT ITEMnnn.DAT Segment play items, max 999 segments, still pictures or still menus 
KARAOKE KARINFO.xxx Optional Karaoke information files
EXT PSD_X.VCD Optional extended version of PSD,VCD 
LOT_X.VCD Optional extended version of LOT.VCD
SCANDATA.DAT Optional list of Iframe addresses
CAPTnn.DAT  Optional Closed Caption data
CDI (undefined) CDi program and data files
Berikut ini sekilas tentang istilah yang sering digunakan dalam Video Editing :
Capture = Perekaman video atau gambar ke Harddisk Komputer.
Clip = Bagian kecil dari movie. Clip dapat berupa audio, video, gambar atau judul
Codec = Dari kata COmpress and DECompress. Semua video pada komputer menggunakan algoritma khusus atau program untuk menjalankan playback video. Program ini disebut codec
Color Clip = Background warna yang digunakan pada movie. Sering digunakan untuk memberikan judul atau tulisan pada video.
Compression = Pemadatan ukuran file yang membuat ukuran file menjadi lebih kecil dari ukuran sebenarnya
Data Rate = Banyaknya data setiap detik yang dapat ditranfer atau dibaca. Contoh CDROM mempunyai Data Rate lebih rendah dibandingkan Harddisk.
Frame = Gambar tunggal pada movie
Frame Rate = Jumlah frame tiap detik pada video. Contoh NTSC video memiliki Frame Rate 29.97 frames per second (fps),
NTSC/PAL NTSC = merupakan video standard di North America, Japan, Taiwan, dan beberapa daerah lainnya. Sedangkan PAL sering digunakan di Europe, Australia, New Zealand, China, Thailand, dan beberapa negara Asia lainnya.
MP3 = Format kompresi data audio yang mendekati kualitas CD audio
MPEG1 = Standart untuk video dan audio kompresi yang digunakan untuk pembuatan VCD. Type NTSC, mempunyai resolusi video 352x240 pixels pada 29.97 fps (frame per second). Untuk PAL, resolusinya 352x288 pixels dengan 25 fps.
MPEG2 = Merupakan perkembangan dari MPEG1. Standart untuk video dan audio kompresi yang digunakan untuk pembuatan DVD. Type NTSC DVD, mempunyai resolusi video 720x480 pixels pada 29.97 fps. Untuk PAL DVD, bekerja pada resolusi 720x576 pixels dengan 25 fps.
Project File = Pada Ulead VideoStudio file project (*.VSP) memuat informasi link keseluruhan data tentang Gambar, Audio, dan video file.
Render = Rendering merupakan proses pembuatan akhir movie dari file asal (source file) menjadi file MPEG.

No comments:

Post a Comment

terimakasih telah mengunjungi blog kami